Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Pemandu wisata Alam, Sri Haryanti Haya mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi para pemandu keselamatan wisata tirta agar dapat memenuhi standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI).
Adapun sasaran yang dicapai dari pelatihan ini, kata Sri, yaitu peserta harus mengetahui dan memahami pengelolaan dan penanganan pencegahan kecelakaan, kemudian peserta harus mengetahui dan memahami cara melakukan pertolongan pada saat terjadinya kecelakaan.
“Untuk anggaran kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dana pelayanan kepariwisataan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tahun anggaran 2024,” jelasnya. (RF/PN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!