SS dimintai keterangan oleh polisi mengaku kalau WP bunuh diri sebagaimana yang ia saksikan dengan mata kepalanya sendiri. “Istri saya gantung diri, pas saya bangun langsung ambil parang dan potong tali yang terikat di lehernya,” begitu pengakuan SS.
Sementara itu, cerita dari SS ini rupanya tak membuat keluarga WP menerima begitu saja. Keluarga mencurigai ada kejanggalan atas kematian WP, dimana kondisi fisik korban mengalami luka di bagian leher, di bagian dada dan di bagian rusuk. Mereka menduga WP mengalami kekerasan fisik.
“Kami tak terima kalau saudara kami ini dibilang bunuh diri sementara ada luka di bagian leher hingga kepala serta luka di bagian dada dan memar di bagian rusuk sebelah kiri, jadi kami membawanya ke RSUD Sanana serta melaporkan perkara ini ke Polres Sula untuk diselidiki,” kata Linda Papalia, kakak dari WP saat ditemui di RSUD Sanana.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!