Pulau Fau Dieksploitasi, Wakil Ketua DPRD Maluku Utara : Sudah Cukup Weda Bay Nickel

- Editor

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Malut Sahril Taher

Wakil Ketua DPRD Malut Sahril Taher

Kita tidak menolak investasi, tapi menolak orang yang datang merusak lingkungan di Maluku Utara” (Sahril Tahir)

Weda, Maluku Utara- Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara meminta kepada pemerintah pusat agar meninjau kembali izin IUP PT. Aneka Niaga Prima (ANP) yang beroperasi di Pulau Fau, Kecamatan Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah.

Alasan peninjauan kembali ini karena pulau dengan luas 500 hektar itu terlalu kecil untuk dieksploitasi untuk dijadikan areal pertambangan.

BACA JUGA  Oknum Guru Tikam Dua Pemuda Desa Talo Taliabu

Diketahui, proses izin penambangan di pulau Fau dikeluarkan oleh mantan Bupati Halmahera Tengah M. Al Yasin Ali pada tahun 2012, namun sejumlah dokumen yang disodorkan pemerintah kabupaten ke Pemprov Maluku Utara kala itu tidak menyertakan Personel, Pembiayaan, Peralatan dan Dokumen (P3D) PT. Niaga Prima, dan tiba-tiba disetujui oleh pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi tolong, apapun alasannya pulau itu tidak ada aktivitas pertambangan jadi pemerintah pusat tolong mau diapakan ini negeri kalau rusak seperti ini, kalau pemerintah pusat tidak lagi mengabaikan hak-hak lingkungan daripada masyarakat Pulau Gebe dan sekitarnya untuk apa kita lakukan investasi, itu sebagai dasar untuk mensejahterakan masyarakat tidak ada konsep mensejahterakan rakyat dengan cara seperti ini,” kata  Sahril Tahir kepada wartawan, Jumat (14/6/2024).

BACA JUGA  Ditetapkan Tersangka, FA Pelaku Lakalantas Gane Terancam 6 Tahun Penjara

Berita Terkait

BUMDes di Pulau Taliabu Bakal Dibekali Mobil Operasional
Rapat Evaluasi MCP, KPK Tekankan Ini ke Pemprov Malut
BAHIM di Kota Ternate tak Kebagian Jatah Hotmix Tahun Ini
Pertengahan Tahun 2024, PAD Kota Ternate Belum Capai 50 Persen
Bupati Halteng Tunjuk Muksin Jabat Plt Camat Kota Weda
Terkendala Anggaran, Pemda Halut tak Mampu Perbaiki Jalan Rusak di Titik Ini
PKB Resmi Dukung Petahana di Pilkada Kepulauan Sula
Sasar Dugaan Pencucian Uang, KPK Periksa Anak Eks Gubernur Malut
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:06 WIT

BUMDes di Pulau Taliabu Bakal Dibekali Mobil Operasional

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:41 WIT

Rapat Evaluasi MCP, KPK Tekankan Ini ke Pemprov Malut

Selasa, 16 Juli 2024 - 21:03 WIT

BAHIM di Kota Ternate tak Kebagian Jatah Hotmix Tahun Ini

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:19 WIT

Pertengahan Tahun 2024, PAD Kota Ternate Belum Capai 50 Persen

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:16 WIT

Bupati Halteng Tunjuk Muksin Jabat Plt Camat Kota Weda

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:33 WIT

PKB Resmi Dukung Petahana di Pilkada Kepulauan Sula

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:31 WIT

Sasar Dugaan Pencucian Uang, KPK Periksa Anak Eks Gubernur Malut

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:46 WIT

Kaban BPKAD Malut Ungkap Lambatnya Penyerapan Anggaran Karena Faktor Ini

Berita Terbaru

Kadishub Pulau Taliabu Irwan Mansur (foto/timesindonesia)

Headline

BUMDes di Pulau Taliabu Bakal Dibekali Mobil Operasional

Selasa, 16 Jul 2024 - 23:06 WIT

Nirwan MT. Ali

Headline

Rapat Evaluasi MCP, KPK Tekankan Ini ke Pemprov Malut

Selasa, 16 Jul 2024 - 22:41 WIT

Kepala Dins PUPR Kota Ternate Rus'an M. Nur Taib

Headline

BAHIM di Kota Ternate tak Kebagian Jatah Hotmix Tahun Ini

Selasa, 16 Jul 2024 - 21:03 WIT

Kepala BP2RD Kota Ternate Jufri Ali

Headline

Pertengahan Tahun 2024, PAD Kota Ternate Belum Capai 50 Persen

Selasa, 16 Jul 2024 - 20:19 WIT

Plt Kepala BKPSDM Halteng Arman Alting saat menyerahkan SK Plt Camat Kota Weda kepada Muksin M. Kayana.

Headline

Bupati Halteng Tunjuk Muksin Jabat Plt Camat Kota Weda

Selasa, 16 Jul 2024 - 20:16 WIT

error: Konten diproteksi !!