Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Malut, Fery Leisiwal, menyebut rata-rata pejabat yang menduduki jabatan Karo Kesra komunikasinya sangat buruk dan susah sekali dihubungi.
“Makanya kami meminta Plt Karo Kesra yang baru ini jangan lagi seperti itu, karena DPRD dan pemerintah adalah mitra makanya komunikasi harus dijaga,” kata Fery.
Dia mengakui, lantaran komunikasi yang buruk ini mengakibatkan banyak pokir DPRD yang tidak terealisasi, misalnya pokir rumah ibadah. “Di Dapil saya sekitar 11 yang tidak diproses padahal SPM-nya sudah ada, ini bikin masyarakat sudah tidak lagi percaya terhadap kami anggota DPRD, ini yang perlu kami sampaikan pada saat rapat dengan Karo Kesra,” sebutnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!