“Saya pastikan utang yang di angka kecil-kecil itu segera dibayarkan, makanya saya evaluasi proses pembayarannya, supaya masuk dalam skema pembayaran tahun 2024 ini, sehingga jangan lagi jadi utang tahun depan,” ucapnya.
Imran menambahkan, dari total utang Rp 120 miliar itu apabila sudah terbayar Rp 40 miliar sudah pasti sisanya Rp 80 miliar. Sisa utang ini bakal dibayarkan tahun depan karena dana yang diberikan ke Dikbud hanya sedikit. “Yang jelas utang sisa Rp 80 miliar akan dibayarkan pada tahun 2025,” singkat Imran. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!