Kasus Suap AGK, Saksi Akui Terima ‘Duit’ dari Terdakwa Ridwan Arsan

- Editor

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang lanjutan kasus suap mantan Gubernur Malut AGK dengan terdakwa Ridwan Arsan dan Ramadhan Ibrahim di PN Tipikor Ternate, Rabu (27/5/2024)

Sidang lanjutan kasus suap mantan Gubernur Malut AGK dengan terdakwa Ridwan Arsan dan Ramadhan Ibrahim di PN Tipikor Ternate, Rabu (27/5/2024)

Ternate, Maluku Utara- Terdakwa Ridwan Arsan, mantan Kepala BPBJ Malut bersama terdakwa Ramadan Ibrahim, mantan ajudan gubernur menjalani sidang ketiga terkait dugaan kasus suap eks Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba alias AGK yang digelar PN Tipikor Ternate, Rabu (29/5/2024).

Lima orang saksi dihadirkan dalam sidang ini. Diantaranya, Abdulah Amari, Faisal Hi. Samaun, Wahidin Tahmid, Grayu Gabriel dan Windi Claudia. 

BACA JUGA  Terbukti Suap AGK, Kadis PUPR Malut Divonis 2 Tahun 10 Bulan dan Denda Rp 100 Juta

Sidang diawali dengan pertanyaan hakim kepada Saksi Wahidin Tahmid terkait uang yang diberikan terdakwa Ridwan Arsan senilai Rp 200 juta ke AGK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seingat saya uang itu diberikan secara tunai di kediaman Gubernur di Ternate dari Ridwan Arsan, uang itu perintah dari Pak Gubernur (AGK),” kata Wahidin, yang juga mantan ajudan AGK itu. 

BACA JUGA  Eks Ketua Gerindra Ancam Polisikan Plh Sekprov Malut pada Kesaksian Sidang AGK

Berita Terkait

Caleg Terpilih DPRD Halmahera Tengah dari 5 Parpol Terancam tak Dilantik
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha 2024, Satlantas Polres Halut Jaring 75 Kendaraan
Gedung Replika yang Dibangun Semasa Bupati Benny Laos jadi Markas ‘Ngelem’
Pj Bupati Morotai Kukuhkan Hairil Hi. Hukum Sebagai Kadis PUPR 
Kejari Pulau Taliabu : 14 Paket MCK Fiktif Ternyata Cair 100 Persen
Pemprov Malut Siapkan Regulasi Tata Kelola Pemerintahan, Ada Sanksi Pemotongan TPP hingga Dicopot Jabatan
7 Daerah jadi Lokasi Kubermas Mahasiswa Unkhair Ternate, Jainul Yusup : Program yang Menyentuh Langsung Masyarakat
Pemprov Malut : Pj Bupati Halteng Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri
Berita ini 304 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:18 WIT

Caleg Terpilih DPRD Halmahera Tengah dari 5 Parpol Terancam tak Dilantik

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:39 WIT

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha 2024, Satlantas Polres Halut Jaring 75 Kendaraan

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:22 WIT

Gedung Replika yang Dibangun Semasa Bupati Benny Laos jadi Markas ‘Ngelem’

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:49 WIT

Pj Bupati Morotai Kukuhkan Hairil Hi. Hukum Sebagai Kadis PUPR 

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:07 WIT

Kejari Pulau Taliabu : 14 Paket MCK Fiktif Ternyata Cair 100 Persen

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:46 WIT

7 Daerah jadi Lokasi Kubermas Mahasiswa Unkhair Ternate, Jainul Yusup : Program yang Menyentuh Langsung Masyarakat

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:13 WIT

Pemprov Malut : Pj Bupati Halteng Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:06 WIT

KPU Pulau Morotai Tuntaskan Coklit di 6 Kecamatan

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!