Farid berharap, dengan terlaksananya kegiatan tersebut dapat membuka pemahaman terhadap pelaku pengadaan di Maluku Utara dapat menjalankan pengadaan yang benar, dan tidak menyalahi prosedur. “Jangan lagi prosedur yang salah, tidak lagi mengatur-ngatur pemenang, hilangkan yang namanya fee proyek, dan kembalikan kepercayaan publik,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga, kata Farid, turut dihadiri seluruh OPD dan UPTD lingkup Pemprov Malut. “Sekitar 80 persen mereka hadir, sisanya akan menyesuaikan,” sebutnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!