Sanana, Maluku Utara- Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, akhir-akhir ini
Kondisi cuaca di Kepulauan Sula ini disebabkan oleh beberapa faktor.
“Secara global, indeks SOI menunjukkan nilai -2.8 yang tidak signifikan mendukung pertumbuhan awan hujan (netral). Selain itu, MJO saat ini berada di kuadran 5 (Maritime Continent, signifikan) yang berkontribusi dalam pembentukan awan hujan di Maritime Continent. Nino 3.4 menunjukkan nilai +0.70 artinya tidak signifikan dalam peningkatan awan hujan (El Nino lemah). Low Pressure saat ini sedang aktif di wilayah Maluku Utara yang turut menjadi faktor peningkatan pertumbuhan awan hujan,” ujar On Duty Stasiun Meteorologi Emalamo Kepulauan Sula, Maulydia Andis Andini saat di konfirmasi Haliyora.id, Selasa (07/5/2024).
Dia memaparkan, kondisi anomali suhu muka laut di sekitar Kepulauan Sula sebesar +1.0 yang menunjukkan muka laut di wilayah ini dalam keadaan hangat.
“Dengan kondisi ini, maka menyuplai terjadinya penguapan yang mendukung pertumbuhan awan. Selain itu, pola angin di sekitar Kepulauan Sula terdapat belokan angin (shearline) dan konvergensi atau pertemuan massa udara akibat adanya pembentukan siklonik di utara Papua yang sangat signifikan,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!