Bobong, Maluku Utara- Alih-alih melobi Dana Alokasi Khusus (DAK) demi menunjang peningkatan prasarana pendidikan di Pulau Taliabu, pemerintah daerah setempat diduga justru menggunakan dana tersebut untuk kepentingan lain.
Lihat saja, sedikitnya pembangunan untuk infrastruktur fisik 20 gedung sekolah baik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah itu menjadi korban gara-gara anggarannya dialihkan untuk kepentingan lain.
Hal itu dibuktikan dengan fisik gedung sekolah yang dikerjakan tahun lalu itu tidak tuntas 100 persen. Padahal Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) telah mencairkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik pendidikan ke Kas Daerah.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!