Erik juga menegaskan, PDIP memberikan warning keras terhadap Fifian Adeningisih, dan akan dievaluasi. “Sebagai ketua DPD dalam rekomendasi memanglah kewenangan pusat, akan tetapi usulannya dari DPC ke DPD kemudian ke DPP jadi kedepannya untuk Sula kami menginginkan kader partai yang asli bukan lagi yang wantex,” tegasnya.
Erik lantas menyebutkan bahwa seorang kader PDIP ibarat warna merah murni bukan merah wantex. Olehnya itu, di Pilkada Bupati Kepulauan Sula, PDIP akan menyiapkan kader terbaiknya untuk maju sebagai papan dua nanti.
Disinggung siapa kader terbaik partai yang disiapkan, Erik spontan menjawab adalah Sekretaris DPC PDIP Sula yakni Sahrul Fatgehipon dan pengurus DPD PDIP Provinsi Malut yakni Darwis Gorontalo. Dua kader ini sambung Erik, mempunyai peluang yang sama.
‘Jadi untuk calon-calon kepala daerah Kepulauan sula selain Fifian Adeningsih Mus, kami mempersilahkan asalkan dengan dua nama itu yang kami dorong sebagai wakil,” lugasnya. (Echal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!