Tanya Biaya Operasional, PPS dan KPPS di Morsel Datangi Kantor KPU Morotai

“Saya kira kalau soal teknis Alhamdulillah sudah maksimal. Tapi yang terjadi hari ini adalah soal administrasi pembayarannya, kalau misalnya item-item sudah dibayarkan semua tapi ada beberapa menurut mereka ada miskomunikasi antara bagian anggaran dan pihak Sekertariat PPK. Jadi bukan di komisionernya tapi ada di bagian anggarannya dimana Sekretaris, Bendahara sama juru bayar dan sekretaris PPK dibawah itu ada miskomunikasi. Itu hal yang manusiawi,” sambungnya.

BACA JUGA  Jalur Masuk MTQ Halsel Diperketat, Kafilah Wajib Vaksin Tahap II

Lanjutnya, dalam pertemuan tadi akan dilakukan perbaikan terkait dengan selisih pembayarannya. 

“Kami akui ketika hal itu terjadi misalnya kekurangan maka akan dilakukan pembetulan oleh bagian anggaran,” akui Irwan.

Kaitannya dengan isu beberapa anggota PPS dan KPPS yang mengancam mengundurkan diri, Irwan bilang, ada baiknya dipikirkan kembali karena hari H Pemilu tinggal dua hari saja. Kata dia KPU tidak akan tinggal diam dan terus menjalin komunikasi dengan baik di tingkat bawah.

BACA JUGA  KPU Morotai Habiskan Rp 3,1 Miliar Biayai PPS Pemilu 2024

“Begitu juga dengan anggaran KPU dalam pengelolaannya juga harus baik. Jadi dua-dua harus jalan, baik itu tahapannya maupun anggarannya. Karena anggaran itu harus sesuai dengan Permenkeu, kami berusaha agar anggaran PPS dan KPPS itu bisa tuntas. Alhamdulillah untuk Morotai sendiri, kami bisa menyatakan bahwa sudah sangat siap untuk melaksanakan pemilu,” tandasnya. (RF/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah