Daruba, Maluku Utara- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pulau Morotai bersama Pemda dan Forkompinda, menggelar apel siaga pengawasan masa tenang pemilu tahun 2024.
Apel siaga ini berlangsung di Taman Kota Daruba, Pulau Morotai, Minggu (11/02/2024), yang dihadiri oleh Ketua Bawaslu Pulau Morotai, Ramla Molle, Kordiv HP2H Mulkan Hi. Sudin, Pj Bupati Pulau Morotai Muhammad Umar Ali, dan Forkompinda serta Panwascam se-Pulau Morotai.
Dikesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Pulau Morotai, Ramla Molle meminta untuk semua personel pengawasan, kiranya dapat mengawasi pemilu dengan baik, aman, damai dan bermartabat.
“Dengan apel ini, mari kita sama-sama mengawasi pemilu. Karena sesuai dengan ketentuan perundang-undangan bahwa dimasa tenang ini seluruh bahan kampanye dan APK di pastikan bersih hari ini juga,” ucapnya.
Ramla bilang, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa untuk seluruh jajaran mulai tanggal 11-13 Februari 2024 adalah masa tenang sehingga seluruh tempat atau lokasi yang telah terpasang APK maupun bahan kampanye lainnya harus dibersihkan.
“Jadi kepada seluruh jajaran badan pengawas baik dari desa, kecamatan dan kabupaten mari kita laksanakan patroli pengawasan APK maupun bahan lainnya dimasa tenang,” ajaknya.
Ia berharap, demi tercipta Pemilu yang aman, damai dan bermartabat di Pulau Morotai, maka para stekholder maupun semua pimpinan kiranya bersama-sama dengan Bawaslu untuk mengawasi pemilu 2024.
Sementara itu, Dandim 1514/Morotai, Letkol. Masykur Akmal, menghimbau agar bersama-sama menciptakan Pemilu damai, aman dan kondusif di Pulau Morotai.
Dandim mengingatkan kepada seluruh jajaran agar menjaga kondisi kesehatan karena belajar dari pemilu tahun 2019 lalu dimana banyak petugas penyelenggara banyak yang jatuh sakit dan bahkan meninggal dunia, akibat kegiatan yang begitu padat.
“Untuk itu saya meminta kepada seluruh penyelenggara kiranya dapat menjaga kesehatan dengan baik,” pintanya.
Terpisah, Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali meminta kepada kita seluruh pihak yang telah diberi tugas agar tetap komitmen dan bertanggungjawab dalam menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi ini.
“Diharapkan profesionalitas dan etos kerja dari kita semua. Jadi jangan tergoda dengan rayuan dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang hanya merusak atau menggoyahkan profesionalitas kita sekalian,” tuturnya.
“KPU dan Bawaslu serta Panwascam dan seluruh penyelenggara harus menjadi panitia dan pengawas yang adil. memposisikan sebagai panitia yang dihormati oleh semua kontestan pemilu. Sebab tahun kontestasi politik elektoral ini, merupakan yang terbesar sepanjang sejarah yang mesti dibuktikan dengan raihan kesuksesan untuk mengharumkan nama penyelenggara pemilihan maupun pengawasan,” tandasnya. (RF/Adv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!