Ia juga meminta kepada dinas terkait seperti BPBD Kota Tidore Kepulauan dan PDAM untuk mengantisipasi dana tak terduga untuk penanganan dampak alam, salah satunya seperti musim kemarau yang memang tidak bisa diduga oleh manusia.
“Ini harus diupayakan dengan cepat, agar masyarakat tidak menjadi korban dari musim kemarau, dan hari ini juga langkah cepat itu dilakukan oleh pihak BPBD dibantu dengan Satpol PP, untuk mengecek kelurahan dan desa yang mengalami krisis air bersih,” tandas Muhammad Sinen.
Sebagai informasi, beberapa kelurahan/desa di Kota Tidore Kepulauan saat ini mengalami krisis air bersih seperti wilayah yang berada di pegunungan. Salah satunya adalah Kelurahan Afa Afa, Kecamatan Tidore Utara. Sementara untuk daratan Oba seperti di Kecamatan Oba Utara yaitu Kelurahan Sofifi.
Begitu juga beberapa desa lainnya di Kecamatan Oba Utara, kini mulai kesulitan air bersih karena rata-rata warga bergantung pada mata air sumur yang kini debitnya mulai menurun. Seperti Desa Bukit Durian, Ampera, Akekolano, Garojou, Kusu, Oba, dan Somahode. (RY/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!