Meski belum mendapatkan titik terang, Abdul Kadir berjanji akan menginisiasi kembali rapat mediasi untuk mempertemukan kedua belah pihak sehingga persoalan tapal ini secepatnya selesai.
Terpisah, Kabag Tata Kelola Pemerintahan Setda Kota Tidore Kepulauan, Zulkifli Ohorella saat diwawancarai wartawan berharap agar masalah tapal batas kedua desa ini secepatnya selesai sehingga tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan.
Dirinya juga berharap agar warga dua desa tidak menggiring masalah ini ke isu politik apalagi sekarang masuk masa kampanye Pemilu.
“Semoga masalah ini bisa diselesaikan dengan baik dan kedua desa bisa saling menerima,” harapnya. (RY/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!