Pengajar bahasa Tidore sulit ditemukan, beberapa guru sekolah yang dapat berkomunikasi bahasa Tidore dapat diikutsertakan dalam pelatihan pengajaran bahasa daerah
Dr. Filia (Ketua Tim Peniliti FIB Universitas Indonesia)
Tidore, Maluku Utara- Ketua Tim Peneliti dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia, Dr. Filia menyebutkan, salah satu penyebab punahnya bahasa daerah yaitu karena kurangnya sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga pendidik.
Hal itu ia kemukakan dalam penyerahan Naskah Akademik Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) terkait Revitalisasi Bahasa Tidore di kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Rabu (30/8/2023).
Dari hasil riset tim peneliti selama tiga (3) tahun terakhir yaitu dari tahun 2021 hingga 2023, ditemukan salah satu faktor yang menjadi berkurangnya minat berbahasa daerah Tidore karena kurangnya sumber daya manusia (SDM) khusus tenaga pendidik di sekolah-sekolah.
Oleh karena itu ada beberapa rekomendasi yang menjadi catatan penting tim peneliti, antara lain, perlu meningkatkan SDM pengajar bahasa daerah, terutama pengajar bahasa Tidore di Pulau Tidore.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!