Atas kejadian ini, Anggi langsung melaporkan ke aparat pemerintah desa setempat.
“Saya sudah lapor tadi pagi ke Pemdes. Tapi, saya juga akan lapor ke pihak berwajib supaya kami juga bisa terlindungi, sebab masyarakat di Desa Pilowo masih menginginkan jika saya bertugas disini. Hanya saja saya sedikit trauma, sehingga suami saya dan keluarga maunya saya harus pindah dari desa itu. Karena mereka takut, sebab disini hanya saya dan anak saya yang masing kecil, sementara suami saya bekerja di Tidore,” tutur Anggi.
Di tempat yang sama, Sekretaris Desa Pilowo, Cristian Picauly berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Saya sudah berkoordinasi dengan pak kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kami akan mengadakan rapat terkait dengan masalah ini. Sebab kejadian ini membuat warga Desa Pilowo khawatir terutama kaum wanita. Mudah-mudahan pelaku segera terungkap,” tandas Cristian. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!