Ismail mengatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan tetap berkomitmen tidak akan merubah nama gedung tersebut, karena Ito Gapura ini adalah warisan pembangunan dari Kabupaten Halmahera Tengah yang dulunya beribukota di Soasio Tidore.
“Di kesempatan ini juga, saya menyampaikan terima kasih kepada pak Sekda Halteng yang telah memberikan ketegasan, mudah-mudahan dalam proses pengalihan ini, tidak ada hal yang tidak kita inginkan bersama, kita semuanya tentu menginginkan segalanya aman,” ucap Ismail.
Ismail menambahkan, secara psikologis Tidore dan Halmahera Tengah adalah satu.
“Ini yang harus digaris bawahi, mudah-mudahan silaturahmi, kekompakan, kebersamaan dan saling koordinasi ini tetap terjaga. InsyaAllah aktivitas pemerintahan kedepan saling berkoordinasi untuk kepentingan masyarakat Tidore maupun masyarakat yang ada di Pemerintah Kabupaten Halmahera tengah,” pungkasnya. (RY/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!