Dia juga optimis, bahwa kalau sampai bulan Desember dipastikan angkanya PNBP Pemprov bisa mencapai Rp 5 triliun, sehingga bisa mempengaruhi APBD di tahun 2024.
“Harapan kami kalau APBD kita tahun 2024 mengalami peningkatan sudah pasti akan bisa membantu percepatan pembangunan di Provinsi Maluku Utara,” ujar Haryanto.
Dia mengakui, penerimaan PNBP ini adalah sumbangsih 27 perusahaan mineral logam dari 100 perusahaan yang berinvestasi di Maluku Utara.
“Jika tahun depan kalau 50 persen yang beroperasi maka dipastikan tahun 2024 PNBP kita bisa capai di angka Rp 10 triliun, dan sudah pasti DBH kita mendapatkan 16 persen,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!