Selain Jailolo, Kecamatan Ibu Bakal jadi Kawasan Ekonomi Baru di Halbar

Adapun untuk pembebasan lahan WFC, Pemkab Halbar menyediakan anggaran sebesar Rp 1,75 miliar melalui APBD 2023.

Lahan yang dibebaskan ini akan dibayar setelah mediasi bersama antara Pemkab dan pemilik lahan oleh Pengadilan Negeri (PN)  Jailolo.

“Jadi tetap dibayar sesuai NJOP, setelah dibayar lahan rencananya dipasangi spanduk dari pihak balai untuk memperbagus dan mempercantik Kota Jailolo. Kemudian area lapangan Sasadu rencananya tahun depan akan di pasang lampu keliling supaya malam bisa menerangi UMKM yang buka usaha air guraka dan pisang goreng,” ujar Bupati. 

BACA JUGA  Bappeda Malut Laksanakan Agenda Fasilitasi RKPD Halmahera Barat Tahun 2025

Selain di kawasan kota, pemerintah juga menata

alun-alun kantor bupati. Penataan ini untuk pusat kuliner dan menjadikan Jailolo sebagai pintu masuk Kabupaten Halbar. 

“Rencananya tahun depan akan ada pembangunan pelabuhan kapal feri di Desa Galala yang langsung Galala-Bitung. Begitu juga dari Kementerian PUPR berencana bangun jalan nasional dari Jailolo ke Ibu hingga tembus Galela, kemudian Jailolo ke. Ibu, Togoreba Tua tembus Tobelo. Jadi orang Tobelo dan Morotai bisa kesini membawa barang ke Bitung dan itu kita menciptakan akses manusia dan barang sehingga ekonomi di Halbar akan tumbuh menjadi baik,” paparnya. 

BACA JUGA  Dana Transfer Berubah di Pertengahan Tahun, Mungkinkah ?
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah