Menurutnya, sebelum dibangun, salah satu kendala RS Pratama yaitu pembuatan tanggul di lokasi gedung tersebut.
Tak ada aral melintang, bupati memastikan pekerjaan tetap berlangsung. Jika tidak dapat diselesaikan tahun ini maka anggarannya masuk pada SiLPA kemudian akan dibayar pada tahun 2024.
“Iya, pekerjaan sempat terlambat karena ada pelaksanaan kegiatan tanggul sebelum tahap pekerjaan infrastruktur RS Pratama,” tandas Usman. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!