Tekan Angka Kemiskinan, Pemda Haltim Berharap pada PKH 

“Sedangkan untuk tahun 2022 jumlah 12.520 orang miskin, Kemudian data miskin tahun 2023 belum sampai akhir 31 Desember jadi belum dirilis oleh kementerian,” katanya.

Nurdin mengakui, jika ada  perbedaan data kemiskinan antara Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) dikarenakan variabel data yang digunakan antara kedua instansi ini berbeda. Bahkan untuk data BPS cenderung masih tinggi di angka 14.000 lebih atau 15 persen sehingga menempatkan Haltim sebagai kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi  di Maluku Utara.

BACA JUGA  Diduga Nikah Diam-diam, Oknum ASN di Ternate Dilaporkan Istri Sah

“Memang kalau kita menggunakan Siks-NG itu datanya langsung melalui dinas Dukcapil ke Kemensos, kalau BPS mereka juga punya data sendiri makanya data BPS berbeda karena untuk BPS mereka menggunakan banyak variabel dan sampel dilapangan,” ungkap dia.

Sementara itu untuk menekan tingkat kemiskinan di Haltim saat ini, Nurdin mengaku hanya menerima bantuan pemerintah pusat melalui program Keluarga Harapan (PKH) guna membantu warga miskin di Halmahera Timur.

BACA JUGA  Pimpin Apel Pagi, Wawali Tikep Ajak ASN Kirimkan Alfatihah Buat Bupati Halsel
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah