Selain itu, dia juga membeberkan tindakan lain yang dianggapnya keliru, dimana Suriyani Antarani berani merubah usulan roling pejabat di lingkungan Pemkab Morotai yang sudah ditetapkan Pj Bupati Umar Ali. Meski begitu, dirinya tak menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini.
“Plt Sekda berani merubah lampiran usulan roling pak bupati dan masih banyak lagi yang mungkin wartawan tahu,” bebernya.
Tak sampai di situ saja, Sofia bahkan mengaku tindakan palang ruang kantor Plt Sekda juga buntut dari keluhan ASN soal TPP yang belum dibayar.
“Iya sudah pastilah. Yang pasti pak Fatir juga sudah tahu, tapi itu urutan ke delapan,” singkatnya kepada wartawan tanpa panjang lebar.
Sementara itu, Kepala BKDPSDM Musriyana Nabiu, yang dikonfirmasi wartawan mengenai insiden pemalangan ruang kantor Plt Sekda mengaku baru mengetahuinya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!