Sementara, lanjut Muhlis, data honorer di Sula yang sudah terinput berkisar 1.000 lebih melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan tercover di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Sula.
Ia berharap, Pemerintah Daerah Kepulauan Sula juga dapat memperhatikan nasib tenaga honorer kedepannya. “Jadi muda-mudahan di Pemda Sula juga bisah jeli melihat ini, untuk nasib tenaga honorer,” pungkasnya. (RSF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!