Diketahui, anggota DPRD yang turun sidak di RSUD Ir. Soekarno di antaranya, Rasmin Fabanyo, Suhari Lohor, Mahmud Kiat, Eddi Hape dan Asmawati Mamurang.
Selain mendapat keluhan soal TPP yang belum dibayar, anggota DPRD Morotai juga menemukan beberapa bidang bangunan rumah sakit yang sudah mengalami kerusakan. Padahal, rumah sakit tersebut belum lama beroperasi.
Seperti ruang radiologi yang tuntas dikerjakan pada tahun 2020 lalu dan ruang inap yang plafonnya sudah rusak. Ada juga beberapa ruangan yang telah dibangun namun tidak difungsikan sama sekali.
“Sidak ini berdasarkan rapat dengar pendapat antara DPRD dan mantan direktur rumah sakit Ir. Soekarno, dr Toni. Soal sejumlah fasilitas bangunan yang tidak difungsikan. Setelah kami sidak ternyata benar, terdapat sejumlah fasilitas rumah sakit seperti ruang inap dan bangunan radiologi yang plafonnya sudah rusak,” kata Ketua Komisi III DPRD Pulau Morotai, Rasmin Fabanyo.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!