Sementara itu, kontraktor CV. Bima Sakti, Idham Ibrahim, yang dikonfirmasi wartawan terkait belum dikerjakannya proyek ini mengaku, pihaknya sementara masih dalam tahap mobilisasi alat berat ke lokasi menggunakan kapal landinf craft tank.
“Iya, pekerjaan terlambat karena kendalanya masih menunggu kapal landing craft tank (Lct) untuk mobilisasi alat berat ke lokasi pekerjaan,” akui Idham.
Meski begitu, Idham memastikan alat berat akan segera dimobilisasi ke lokasi dan pekerjaan akan secepatnya dilakukan.
“Insya Allah hari Sabtu ini sudah mulai angkut alat berat berupa 2 buah eskavator, 2 buah bomak dan tiga dum truck mobilisasi ke lokasi pekerjaan di Desa Busua untuk tahap pekerjaan jalan sirtu,” katanya.
Idham memastikan, proyek ini ditargetkan rampung dua bulan aaja apabila alat berat sudah berada di lokasi pekerjaan. “Jangka waktu pekerjaan jalan sirtu masih lama, apalagi saya sudah target pekerjaan akan rampung dalam jangka waktu 2 bulan sebelum akhir masa pekerjaan,” tandasnya. (RA-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!