Dia juga menegaskan kepada 176 kades yang studi banding ke Jawa Barat ini agar serius dan tidak main-main mengikuti Bimtek. Sebab, anggaran yang digunakan untuk studi banding merupakan uang masyarakat desa.
“Jadi pertanggungjawaban bukan administrasi, pertanggungjawaban juga kepada masyarakat di desa, jadi jangan main-main. Kemudian kalau balik ke desa, harus diterapkan apa yang sudah didapatkan dalam studi banding,” pungkasnya. (RA/PN-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!