Terpisah, Bupati Halmahera Timur mengaku mulai memaksimalkan potensi di bidang tilawah untuk generasi Haltim sejak dua tahun belakangan, bahkan pemerintah daerah telah membangun dua tempat Tasbaq untuk melakukan pembinaan bagi generasi Haltim.
“Saya juga secara pribadi sudah beberapa kali menyambangi desa-desa yang memiliki potensi di bidang tilawah, memberikan support dan juga dukungan moril,” ujarnya.
Bupati juga mengakui ekspektasi sebagai tuan rumah yaitu dengan take line sukses acara dan sukses prestasi tidak tercapai meskipun tim yang diikutkan dalam STQH tahun ini semuanya terisi.
“Memang ini juga jadi cambuk bagi kita, ke depan kita akan lebih maksimal dalam kompetisi seperti ini minimal tidak saja sukses acara ya, tetapi harus sukses prestasi. Saya juga berbangga ada anak-anak Haltim yang ikut daerah lain bisa masuk finalis tilawah tingkat dewasa, sebagai generasi Haltim telah ikut mengharumkan nama besar Haltim di tingkat provinsi,” katanya.
Sementara itu, untuk memaksimalkan potensi generasi Haltim kedepan, dirinya bersama ketua LPTQ Kabupaten telah mencanangkan program pemberdayaan bagi generasi Haltim yang memiliki minat dan potensi di bidang keagamaan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!