Dukung Penuntasan Prioritas Nasional, Pemprov Malut Dorong 10 Usulan Strategis Tahun 2024

Lalu pengelolaan sistem perbenihan tanaman pangan (padi) di Kabupaten Halmahera Timur (Wasile), Kabupaten Halmahera Utara (Kao Barat) dan Kabupaten Pulau Morotai (Morotai Selatan).

Selanjutnya pengembangan kawasan tanaman tahunan dan penyegar (kelapa) di Kabupaten Halmahera Timur (Wasile Timur, Maba Utara, Maba Tengah dan Wasile Utara), Kabupaten Halmahera Utara (Tobelo Selatan, Tobelo Barat, Tobelo Utara, Galela Barat dan Loloda Utara), Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Selatan serta Kabupaten Halmahera Tengah (Patani Barat, Patani Utara, Patani Timur dan Weda Utara).

BACA JUGA  Buntut Temuan Biaya Perjalanan Dinas, Anggota DPRD Morotai Terus Diburu Jaksa

“Nilai kebutuhan ketiga usulan ini di total sebesar 15 miliar rupiah. Terkait dukungan daerah untuk usulan ini telah dilakukan penyiapan lokasi lahan. Sedangkan terkait kesiapan proyek, telah dilakukan Indikasi CPCL (calon peserta dan calon lokasi) oleh dinas terkait (Pertanian),” kata kepala Bappeda Provinsi Malut, Dr M Sarmin Sulaiman, Rabu (03/05/2023) sebagaimana rilis tersebut.

BACA JUGA  Pemkot Ternate Hanya Alokasikan Rp 30 Miliar untuk Pengadaan Barang dan Jasa di Tahun Ini

Adapun untuk sektor perikanan sendiri sebanyak empat usulan dengan total nilai kebutuhan sebesar 60 miliar rupiah yang merupakan major project integrasi pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional sebagai bagian dari prioritas memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas.

Dari keempat terdiri usulan diantara pembangunan cold storage 100 ton di Kabupaten Halmahera Selatan (Desa Panambuang Kecamatan Bacan Selatan) dengan nilai kebutuhan 10 miliar rupiah.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah