Terjatuh ke Laut saat Benturan dengan Tongkang Pengangkut Feronikel, Satu Awak Tugboat Belum Ditemukan

Selain Tim Rescue USS Bacan, ada juga yang ikut membantu pencarian seperti Polair Obi, TNI AL Bacan dan karyawan PT Wanatiara Persada.

Fathur Rahman (Kepala Basarnas Ternate)

Labuha, Maluku Utara– Sebuah kapal tongkang bermuatan 4.000 ton feronikel dilaporkan tenggelam di dermaga PT Wanatiara Persada di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Diduga penyebab tongkang tersebut tenggelam akibat kebocoran. Satu anak buah kapal tugboat Pasifik 19 yang terjatuh ke laut hingga kini belum ditemukan.

BACA JUGA  APBD-P 2024 Pemprov Maluku Utara Dievaluasi Mendagri

Peristiwa naas itu bermula saat safety PT Wanatiara Persada memerintahkan kru tugboat melepaskan tali pengait tongkang karena akan segera dipindahkan pada Sabtu (08/04/2023) sekitar pukul 19.50 WIT.

Ketiga kru kapal tugboat itu yakni Eko Pradana, Hardi Pramana Putra dan Nur Ilham Syah. Ketiganya berada di tongkang sebelah bermuatan batubara.

Saat melepaskan tali pengait, tiba-tiba tongkang mengalami kebocoran di bagian depan dengan posisi bagian belakang terangkat yang menyebabkan terjadinya benturan. Akibatnya, ketiga kru itu terjatuh ke laut.

BACA JUGA  Bupati Sula Minta Dana Covid-19 Sebesar Rp 46 Miliar Diusut

Eko Pradana dan Hardi Pramana Putra berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan naik ke kapal. Sementara Nur Ilham Syah dilaporkan hilang dan dalam pencarian.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah