Diterpa Angin Kencang, Plafon Gedung Islamic Center Morotai Ambruk Jelang Pembukaan STQ

Untung saja saat jatuh, tidak ada orang dibawahnya situ.

Rasyid (Saksi Mata Kejadian)

Daruba, Maluku Utara– Plafon jenis gypsum di gedung Islamic Center, Kabupaten Pulau Morotai, dilaporkan ambruk. Plafon sepanjang 25 meter itu ambruk pasca diterpa angin kencang yang disertai hujan deras yang mengguyur kota Daruba.

Berdasarkan informasi yang diterima Haliyora.id, ambruknya plafon gedung Islamic Center ini terjadi sekitar pukul 20.16 WIT pada Selasa (14/03/2023) malam. Bersama plafon, ikut pula tiga lampu yang juga jatuh.

BACA JUGA  Hadapi Pemilu 2024, KPU Tikep Rekrut KPPS dan Linmas

Rasyid, salah satu saksi mata, saat ditemui Haliyora.Id memastikan datangnya angin kencang yang mengakibatkan plafon itu langsung jatuh. “Untung saja saat jatuh, tidak ada orang dibawahnya situ,” katanya.

Insiden ini bertepatan dengan adanya acara pembukaan STQ ke-VII tahun 2023 tingkat Kabupaten Pulau Morotai yang berlangsung di gedung tersebut.

“Jadi kan sebelum para peserta STQ dan para pejabat datang di gedung Islamic Center, plafon itu sudah jatuh lebih dulu. Jadi kalau tadi pas plafon jatuh begitu tiba-tiba ada orang, itu bisa-bisa berbahaya,” ucapnya.

BACA JUGA  Plafon Gedung Islamic Center Ambruk, Ketua BTM Masjid Agung: Kami akan Tindak Lanjut

Diketahui, gedung Islamic Center yang berlokasi di Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan itu, baru setahun yang lalu diresmikan tepatnya pada Januari 2022.

Bangunan megah itu sendiri dibangun dengan biaya senilai 57,9 miliar rupiah yang bersumber dari APBD Pulau Morotai dan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2020. (RF-3)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah