Sementara yang lain, lanjut Agung, bisa berbaur sambil melihat kondisi sekitar, karena ada sebagian dari pihak keluarga yang masih menolak dan ada juga yang mau otopsi.
“Jadi ini kita upaya paksa demi hukum maka kita harus melakukan upaya pengamanan di sekitar pekuburan ini,” tutur Agung.
Kemudian, Agung bilang, ada satu hal lagi, jika ada warga yang berteriak-teriak atau memancing pergerakan lainnya, jangan terpancing dan segera diinformasikan.
“Jadi tetap waspada, jangan lengah. Kita sesuai dengan SOP dalam arti satu kendali saja. Kalau bukan dari saya langsung dari Kabag OPS,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diserap Hliyora.id, jenazah nenek Asi Lessy langsung diotopsi oleh pihak tim dokter dari Mabes Polri, Polda malut dan Polres Pulau Morotai.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!