Polisi Duga Pria Paruh Baya yang Hilang di Pekuburan Daeo Dianiaya

Jadi ada yang cari di darat dan ada juga di laut dengan memakai perahu longboat, karena khawatirnya jangan sampai saudara kami dianiaya dan dibuang ke laut.

Hi. Jasman Pawane (Keluarga korban hilang)

Daruba, Maluku Utara– Polisi menduga Edi Pawane (58 tahun), warga Desa Bere Bere, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut), yang dinyatakan hilang di lokasi pekuburan Desa Daeo, Kecamatan Morotai Selatan, pada 3 Februari 2023 adalah korban penganiayaan.

BACA JUGA  Siap-siap, Pedagang di Belakang Mall Jati Land Bakal Digeser

Hingga saat ini upaya pencarian korban masih terus dilakukan baik dari Polres Pulau Morotai maupun pihak keluarga.

“Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan atau tempat lokasi kejadian, dugaan sementara Edi Pawane dianiaya,” ungkap Bripda Dede, Inteljen Polres Pulau Morotai yang tergabung dalam tim pencari korban ketika ditanyai wartawan, Minggu (5/2/2023).

Menurut Bripda Dede, ada beberapa kejanggalan yang ditemui polisi saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), seperti kacamata yang ditinggalkan korban di TKP mengalami patah pada gagangnya di bagian kanan, kemudian ada helm dan sepatu sebelah kiri yang ditinggalkan korban.

BACA JUGA  Seorang Pria di Halsel Dilaporkan Menghilang 2 Minggu Lalu, Sejumlah Orang Diperiksa Polisi

“Jadi dugaan sementara korban dianiaya. Tapi, yang jelas kami masih terus berupaya untuk mencari keberadaan korban, kami berharap semoga korban masih dalam keadaan sehat,” ucapnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah