Rencana Relokasi Desa Kawasi, Tokoh Agama: Masyarakat Butuh Perlindungan Negara

“Bukannya negara harus menghargai peradaban masyarakatnya? Masyarakat Kawasi adalah masyarakat pesisir. Hidup mereka ada di pantai dan laut selain kebun. Bagi mereka, dunia ini hampa, bila tak mendengar bunyi ombak dan anak-anak mereka bermain di atas buihnya,” tutur Estom.

Dengan rencana menjauhkan mereka dari pantai yang saat ini jaraknya hanya sejengkal saja, dipertanyakan apakah sudah dipikirkan bagaimana dengan peradaban dan psikologi sebagai masyarakat pesisir jika dipindahkan nanti.

BACA JUGA  Miris, Salah Satu SD di Obi Ditutup, Komisi I Desak Pemkab Halsel Segera Cari Solusi

“Bila mereka harus ‘diasingkan’ ke bukit, bukankah mereka benar-benar dicabut dari peradabannya sebagai masyarakat Pesisir,” katanya.

Lanjutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat maupun lingkungannya. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah diminta untuk meninjau kembali Amdal perusahaan yang saat ini sudah beroperasi di tengah pemukiman itu.

BACA JUGA  Resmi Berganti, Kapolres Morotai yang Baru Disambut Cakalele
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah