Pedestrian Belakang Jatiland Mall Ternate Ditargetkan Selesai Pekan Depan

Ternate, Maluku Utara– Penataan pedestrian kawasan kuliner di belakang Jatiland Mall oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate di targetkan tuntas bulan ini. 

Diketahui, proyek pekerjaan pedestrian ini dibagi atas dua segmen sesuai dengan di LPSE Kota Ternate. Adapun nilai kontrak pekerjaan untuk segmen pertama (I) adalah sebesar Rp 2,7 miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Gelora Wija Luwu. Sementara untuk segmen kedua (II) sebesar Rp 2,6 miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Andalan Putera Sejati. Sumber anggaran untuk proyek ini adalah APBD Perubahan tahun anggaran 2022.

“Untuk segmen pertama progresnya sudah 85 persen, tersisa pembuatan lantai anjungan. Untuk segmen kedua sudah 99 persen, sisa finishing saja di bagian penutup lantai,” papar Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, Selasa (24/01/2023). 

BACA JUGA  Jalan Kota Bobong Segera Action

Agar seluruh pekerjaan tuntas di sisa waktu enam (6) hari kedepan sesuai kontrak, Rus’an mengaku telah memberikan penekanan kepada para kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

“Tinggal enam hari lagi, kita tetap upayakan ini bisa selesai di akhir Januari. Saya sangat berharap seperti itu, makanya sudah diminta kepada kontraktor agar ada langkah-langkah percepatan, termasuk penambahan tenaga kerja, dan waktu kerjanya bila perlu sampai malam,” tegasnya.

Rus’an menyebutkan, seluruh material atau kebutuhan pekerjaan ini sudah tersedia, sehingga tinggal dikerjakan saja.

“Kalau kita lihat, di segmen satu ini agak terlambat karena ada pekerjaan beton, dan memang karena segmen satu ini dimulai pekerjaannya sudah di pertengahan Desember 2022, sehingga apabila di hitung-hitung sampai saat ini, mereka baru kerja sekitar satu bulan lebih. Bisa dibilang pekerjaan mereka termasuk cepat,” sebut Rusan.

BACA JUGA  Mantan Plt Gubernur Maluku Utara Belum Kembalikan Mobil Dinas

Meski begitu, Rus’an menjamin kualitas pekerjaan tetap dikedepankan. Soal kualitas juga sudah ditekankan oleh Komisi III DPRD saat berkunjung ke lokasi pekerjaan ini.

“Iya, soal kualitas itu harga mati, makanya untuk menjaga kualitas itu, salah satunya adalah bagian balok atau struktur beton itu benar-benar dijaga, jadi kita tidak bisa melepas bekisting sebelum waktunya, sementara untuk kualitas material yang lain baik pabrikan maupun lokal itu sudah sesuai dengan standar,” tandasnya. (Arul-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah