Morotai, Maluku Utara- Fenomena alam yang terjadi di atas langit Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (03/01/2023) dini hari sekira pukul 01.40 WIT, ternyata bukan hanya terlihat cahaya terang dan suara gemuruh besar. Namun, ada juga gumpalan asap tebal yang terlihat diatas langit Pulau Morotai.
Diketahui, dari fenomena tersebut sebagian dari masyarakat Pulau Morotai masih bertanya-tanya atas fenomena itu. Selain itu, warga Morotai juga khawatir dengan kejadian tersebut hingga saat ini.
Pasalnya, kekhawatiran warga Morotai karena pada saat fenomena itu terjadi, ada gumpalan asap tebal yang besar yang muncul diatas langit Morotai.
“Selain cahaya dan suara gemuruh besar itu, kami juga melihat gumpalan asap tebal diatas langit Morotai,” ungkap Ruhul, salah satu warga Desa Sangowo Kecamatan Morotai Timur, saat ditemui Haliyora.id, Selasa petang.
Ruhul menceritakan bahwa saat kejadian, dirinya berada di depan rumah. “Ada main hp. Tiba-tiba saya lihat cahaya terang yang menerangi langit Morotai. Setelah beberapa menit kemudian, saya mendengar suara gemuruh besar dan bahkan disertai dengan munculnya asap tebal yang muncul diatas langit Morotai,” ucapnya.
“Sehingga saya sampai berpikir ini ledakan rudal ataukah fenomena alam, itu yang membuat sampai detik ini saya bertanya-tanya,” imbuhnya.
Selain Ruhul, fenomena tersebut juga disaksikan oleh salah seorang warga di Kecamatan Morotai Selatan yang menyebut dirinya melihat satu benda yang terbang diatas permukaan pantai lalu pecah di pertengahan. “Terus dia terbang lagi, sehingga dari ledakan benda itu terlihatlah gumpalan asap tebal yang di atas langit,” ucap warga itu.
Selain itu, kata sumber tersebut bahwa sebelum fenomena itu terjadi, di waktu sore hari tanggal 2 Desember, dirinya sempat melihat ada pesawat tempur yang lewat di atas langit Morotai.
“Nanti, malam baru fenomona cahaya dan suara ledakan itu terjadi. Sehingga, dengan ledakan tersebut saya lihat ada tiga warna cahaya yang berbeda. Pertama dia berwarna putih, kedua berwarna putih hijau baru nanti ketiga dia mulai berwarna oranye. Jadi cahaya itu saya lihat itu dia naik ke atas langit setelah di pertengahan di bapicah (pecah) nanti setelah itu dia naik ke atas
lagi. Sehingga, setelah dari ledakan itu dia punya pecahan itu jatuh di atas seng rumah,” rincinya.
Warga sempat mengira juga terjadi hujan karena serpihannya (pecahan) sampai diatas rumah di warga,” jelas salah satu sumber lain.
Sementara, Komandan Lanud Leo Wattimena Pulau Morotai, Kolonel (Pnb) Tubagus Hasan saat ditemui awak media di depan kantor Kemenag Pulau Morotai, terkait dengan fenomena tersebut dirinya juga belum mengetahui atau mendapatkan informasi tersebut.
“Nanti saya cari tahu dulu,” ucapnya singkatnya. (Tir-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!