Miris ! Motoris Speed Boat Ternate-Sidangoli Patungan Bangun Kantor Pos Pelabuhan

Ternate, Maluku Utara- Ruang Pos pelabuhan speed Ternate-Sidangoli yang berada di samping Masjid Al-Munawar, kelurahan Gamalama Kota Ternate mengalami kerusakan yang sangat parah.

Amatan haliyora.id pada Senin (26/12/2022), tingkat kerusakan bangunan ini mulai dari tiang pancang sampai pada bangunan tersebut. Akibat dari kerusakan ini, para petugas dari dinas terkait yang bertugas diarea itu terpaksa beraktivitas di depan pelabuhan.

Darwin, salah satu motoris saat disambangi wartawan mengungkapkan, kerusakan ini sudah terjadi sekitar enam bulan lalu, namun tidak ada perhatian dari pemerintah.

Lantaran tidak mendapatkan perhatian dari pihak-pihak terkait, para motoris rela berpatungan mengumpulkan uang dari Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu secara swadaya untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

BACA JUGA  Kejari Morotai Musnahkan Barang Bukti Perkara yang Sudah Diputus Inkrah

“Kami swadaya, jadi uang yang kami kumpul ini untuk membeli bahan bangunan seperti semen, besi dan kayu untuk dibangun kembali ruang pos itu,” kata Darwin.

Darwin menyebutkan, jumlah armada speed boat yang berada di pelabuhan setempat sebanyak 75 unit. Uang patungan itu baru dipungut setelah para motoris kembali dari rutinitasnya mengangkut penumpang ke daerah tujuan.

“Jadi setelah balik dari antar penumpang, kami buka uang swadaya untuk pelabuhan, itu berlaku semua motoris speed. Kami bangun dengan swadaya, tak hanya pada pos, tapi pelabuhan itu juga sebelumnya alami kerusakan dan itu kami motoris yang perbaiki, jadi kami yang mengecor tiang sendiri, tanam tiang juga dari kami sendiri,” ucapnya.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Samuya: Warga Taliabu Sampaikan 4 Masalah Krusial ke Bupati, dari Kesehatan hingga Jalan Rusak

Ia menambahkan, sebelumnya pelabuhan ini sudah tidak mendapat izin dari Pemkot Ternate. Para motoris, lanjut Darwin, diminta agar berpindah ke pelabuhan Armada Semut di Kelurahan Mangga Dua. Akan tetapi para motoris menolak.

“Kalau kita pindah di pelabuhan semut, maka kasihan juga para pedagang yang dari Sidangoli, karena biaya transportasi dari Dufa Dufa atau ke Mangga Dua biayanya juga besar, kalau disini kan dekat, jadi pedagang tidak mengeluarkan biaya transportasi lagi,” tandasnya. (Arul-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah