Maba, Maluku Utara- Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Slamet Priyatno mengakui jika pihaknya pernah melakukan pertemuan dengan manajemen PT Forward Metrics Indonesia (FMI) di Jakarta beberapa bulan lalu.
Meski Slamet menyangkal jika pertemuan tersebut dilakukan bukan diam-diam sebagaimana yang diberitakan tapi secara terbuka, namun tetap mendapat tanggapan dari koleganya sendiri. Lokasi pertemuannya itu yang mendapat sorotan dari sesama anggota komisi.
Salah satu anggota Komisi III DPRD Haltim yang enggan namanya disebutkan, menyayangkan terjadinya pertemuan tersebut. Meski tidak menampik adanya pertemuan antara komisi III dan PT FMI, namun mengaku kaget karena tidak dilaksanakan di kantor.
Diakuinya, agendanya pertemuan membicarakan terkait CSR perusahaan tersebut. Sayangnya, justru dilaksanakan di salah satu rumah makan elit di Jakarta. Belakangan muncul pemberitaan jika perusahaan tersebut belum mengantongi atau memiliki izin yag jelas.
“Saya juga kaget. Ternyata kita bicara CSR padahal perusahaannya itu perizinannya tidak jelas. Saya kaget juga saat mengetahui informasi tersebut. Jadinya percuma saja. Tidak jelas,” singkatnya menutup. (RH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!