Morotai, Maluku Utara- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, sebagai salah satu daerah destinasi wisata di Indonesia, Morotai masuk dalam kawasan strategis Pariwisata Nasional yang sudah melekat dalam kawasan ekonomi khusus atau KEK.
Hal ini disampaikan, Sandiaga saat berkunjung di Kabupaten Pulau Morotai, Juma’t (25/11/2022).
“Pemerintah hadir dengan kebijakan, hadir dengan regulasi dan hadir juga dengan investasi, maka harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Sandiaga kepada sejumlah wartawan.
Kata Sandiaga, masuk dalam 10 pengembangan wisata Bali baru di Indonesia, pemerintah tentu mengupayakan agar potensi wisata di Morotai dikembangkan dengan tujuam untuk pertumbuhan ekonomi daerah kedepannya.
“Akan terus kita tingkatkan, kita percepat, kita jadikan sebagai magnet khusus karena ini lokasinya sangat strategis, sehingga dulu Amerika Serikat memilih ini karena dekat dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi Asia. Jadi kita pastikan akselerasi pasca Covid ini bisa dirasakan oleh masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Menparekraf, Sandiaga Uno.
Selain itu, pengembangan wisata Pulau Morotai penting dikembangkan melalui lintas sektor yakni kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi ini dimaksudkan lebih pada dukungan penyediaan anggaran untuk pengembangan wisata termasuk sarana pendukungnya.
“Karena pariwisata ini kebetulan juga berprestasi maka kita mengapreasiasi Kementerian Keuangan merealokasi anggaran untuk pembangunan disektor yang lebih membutuhkan pertolongan. Maka sementara untuk pembangunan pariwisata kita akan tingkatkan kolaborasi investasi, terutama kerjasama kemitraan antara dunia usaha dan pemerintah,” ujarnya.
Disamping menyinggung soal destinasi wisata, Menparekraf Sandiaga Uno juga menyentil soal kuliner atau jajanan khas di Morotai yang menurutnya penting dikembangkan untuk mendukung dunia kepariwisataan sehingga geliat ekonomi warga juga berkembang.
Ia menambahkan, untuk menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat Morotai khususnya, adalah sebuah tantangan pemerintah, dimana pemerintah dituntut menyediakan seluruh sarana baik fisik, nonfisik dan pengembangan SDM berkaitan dengan sektor ini.
“Ini pekerjaan rumah bagi pemerintah, bagaimana masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai bisa mendapatkan lahan usaha dan peningkatan ekonomi dan lapangan kerja disini. Maka tugas pemerintah adalah menciptakan ekosistemnya dengan kolaborasi lintas Kementerian lembaga dan juga dunia usaha,” pungkasnya seraya berharap bahwa semakin banyak investasi di Morotai maka lapangan kerja semakin terbuka sehingga generasi muda yang menggeluti sub sektor-sub sektor ekonomi kreatif ini bisa mendapatkan kesempatan untuk membangun usahanya dan menciptakan lapangan kerja. (Tir-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!