Tidore, Maluku Utara- Untuk mengantisipasi hasil panen para petani agar tidak membusuk, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), berencana akan menyiapkan fasilitas gudang pengawet. Jika tak ada aral melintang, fasilitas pengawet hasil tani ini akan diadakan pada tahun 2024 mendatang.
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Tikep, Ibrahim Hamzah mengatakan, fasilitas gudang pengawet ini diusahakan pada tahun 2024 nanti, karena untuk tahun anggaran 2023 tak mungkin diadakan, sebab APBD tahun 2023 sudah diketuk.
“Terkait dengan saran dari Wakil Walikota, Muhammad Sinen mengenai gudang pengawet hasil pertanian itu akan di usahakan pada tahun anggaran 2024, karena untuk tahun anggaran 2023 sudah tidak bisa, sebab APBD sudah disahkan,” kata Ibrahim, (17/11/2022).
Kata Ibrahim, gudang pengawet hasil pertanian di Kota Tikep ini paling tidak disiapkan di dua kecamatan sehingga bisa mengantisipasi over produksi di tingkat petani.
Dengan begitu lanjut Ibrahim, para petani tak perlu repot atau khawatir dengan hasil pertanian mereka yang membusuk. Selain itu, gudang pengawet ini juga bermanfaat untuk menampung hasil pertanian sebelum didistribusikan ke pasaran.
Ibrahim menambahkan, para petani juga bisa menjual hasil penen mereka ke perusahaan daerah AMAN Mandiri karena nantinya, gudang pengawet yang akan diadakan itu dikelola langsung oleh perusahaan tersebut.
“Kalau ketika hasil produksi petani belum dapat dijual ke distributor maka bisa jual ke BUMD. Karena nantinya yang mengelola gudang pengawet ini dari BUMD AMAN Mandiri,” tambahnya.
Lanjutnya, pemerintah daerah tinggal menentukan harga lalu petani tinggal menyuplainya ke BUMD Aman Mandiri. “Soal nanti mau dijual ke mana itu tanggung jawab BUMD Aman Mandiri. Ini solusi yang diberikan pemerintah daerah berdasarkan keluhan para petani di Kota Tikep, seperti masalah hasil produksi petani tidak terjual habis, sehingga pemerintah akan menghadirkan gudang pengawet ini,” pungkasnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!