Tidore, Maluku Utara- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan, Mochtar Djumati meminta kepada Walikota agar secepatnya menginstruksikan ke masing-masing OPD untuk menyalurkan Bantuan Pemulihan Ekonomi (Bepe) Nasional kepada masyarakat yang bersumber dari Dana Insentif Daerah atau DID. Ini karena dana pemulihan ekonomi nasional tersebut mestinya sudah harus dibagikan ke masyarakat pada bulan Oktober lalu.
Menurut Mochtar, jika bantun pemulihan ekonomi itu lambat disalurkan maka sama halnya tujuan dari bantuan tersebut tidak tercapai. “Yang dimaksud dengan OPD terkait itu antara lain Dinas Perindangkop-UKM, Dinas Kelautan, Dinas Sosial dan Dinas Pertanian,” kata Mochtar kepad Haliyora via telpon, (16/11/2022).
Mochtar mengaku tidak mengetahui pasti apa kendalanya sehingga sampai sekarang bantun tersebut belum juga disalurkan.
“Kendala atau persoalan apa di lapangan, sehingga sampai sekarang bantuan itu belum tersalurkan. Atau ada masalah teknis, tapi saya juga tidak tahu jelas. Namun saya harap empat OPD terkait yang saya sebutkan itu segera melakukan penyaluran bantuan dana pemulihan ekonomi kepada masyarakat dan harus tepat sasaran serta tidak ada yang terima dobol,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Umar Zen saat di konfirmasi mengakui bahwa lambannya penyaluran bantuan tersebut dikarenakan pihaknya masih menunggu data penerima yang belum diserahkan pihak pemerintah kecamatan di tiga (3) kecamatan yakni, Kecamatan Oba Selatan, Oba dan Kecamatan Oba Tengah.
“Untuk 4 kecamatan di pulau Tidore dan satu kecamatan di Oba yakni Oba Utara sudah memasukan datanya ke Dinsos, yang belum memasukan semua sisa Oba, Oba tengah dan Oba selatan,” terang Umar, (16/11/2022).
Ia memastikan, jika seluruh data-data yang diminta itu sudah terkumpul maka tinggal diverifikasi saja. “Data sudah rampung semua baru kami akan verifikasi dan validasi data yg masuk dari kelurahan/desa itu. Kita juga sangat hati-hati dalam penyaluran bantuan ini,” tutupnya.
Kendala mengenai lambannya penyaluran bantuan pemulihan ekonomi ini juga diungkap oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Hamid A. Latif. “Karena sementara dalam proses pemasukan data dari kelurahan dan desa,” singkatnya.
Kendala serupa juga diungkap Kepala Dinas Perindagkop UMK, Saiful A. Latif ketika dikonfirmasi Haliyora.
“Iya belum dibagikan, masih menunggu data masuk. Target data-datanya rampung di akhir bulan November ini dan akan dibagikan bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional pada bulan Desember. Sasaran bantuan ini untuk Pelaku Usaha Mikro,” terang Saiful. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!