Tidore, Maluku Utara- Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan Petani sayur di Kota Tidore masih takut memproduksi hasil tanam yang banyak, karena permintaan pasar kecil, sehingga ditakutkan akan berdampak terhadap hasil produksinya (membusuk).
Untuk itu, Wakil Walikota Tikep dua periode itu menyarankan kepada Dinas Pertanian untuk ke depan menyiapkan gudang pengawet sayur.
Itu disampaikan Muhammad Sinen saat menghadiri kegiatan Sarasehan Petani yang dilaksanakan Dinas Pertanian Tikep, di Aula SMA 1, Rabu (16/11/2022).
“Untuk menjawab permasalahan tersebut, saya sarankan kepada Dinas Pertanian agar ke depannya dapat menyiapkan gudang pengawet sayur untuk menampung hasil panen yang belum terjual,” saran Wakil Walikota Tikep dua periode itu.
Dikatakan, hasil petani di Tidore itu, jangankan dipasarkan keluar, di dalam Kota Tidore pun belum cukup, padahal petani Kota Tidore Kepulauan siap, namun mereka ragu menanam banyak lantaran takut hasilnya tidak habis dipasarkan dan sisanya tidak tahu dikemanakan.
“Maka sekali lagi saya sampaikan bahwa persoalan ini butuh kerjasama untuk menyiapkan gudang pengawet sayur,” tutur Ketua DPD PDI-P Maluku Utara itu.
Muhammad Sinen mengibaratkan para petani laksana jantung yang menyuplai darah ke seluruh tubuh. “Ibarat tubuh, maka petani laksana jantung yang menyuplai darah ke semua jaringan tubuh manusia. Jika jantung lemah maka tubuhpun akan lemah pula,” pungkasnya. (YH-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!