Tidore, Maluku Utara- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan mengaku prihatin atas musibah kebakaran yang melanda kawasan ruko Galala, Oba Utara, pada Jum’at, 4 November kemarin.
“Iya, saat saya melihat berita soal kebakaran, saya merasa hal yang sama di rasakan oleh warga yang rukonya terbakar,” ujar Ketua Komisi III, Malik Muhammad, (4/11/2022).
Menurut Malik, pemerintah harus mempunyai kesiapan untuk mengikhtiarkan terjadi peristiwa tersebut.
“Kita berbeda dalam dua wilayah ini secara geografis, tetapi apapun itu Sofifi (Oba Utara) adalah bagian dari Kota Tidore Kepulauan. Ini merupakan sebuah pengalaman tidak siapnya Pemkot dalam mengantisipasi peristiwa tersebut. Kami akan perjuangkan agar Armada Damkar juga ada di Sofifi,” tandasnya.
Disisi lain, dirinya meminta kepada Pemkot Tikep dalam hal ini instansi teknis agar turun ke lokasi untuk membantu korban kebakaran dalam peristiwa kemarin itu.
“Saya meminta kepada Dinas Sosial maupun Dinas Teknis yang berkaitan dengan kebencanaan agar mengidentifikasinya,” pinta politisi NasDem ini.
Sambung Malik, Pemerintah tidak harus tinggal diam melihat kondisi tersebut, namun sesegera mungkin mengupayakan jalan keluar agar warga yang menjadi korban kebakaran ini merasa dapat terbantu.
“Sehingga menghilangkan trauma masyarakat. Artinya pemerintah daerah jangan tinggal diam setelah musibah kebakaran yang terjadi ini, harus ambil langkah-langkah dan mencari solusi yang terbaik, terutama ketersedian armada Damkar yang selama ini tidak ada di daerah Sofifi. Lalu pasca bencana ini penanganan seperti apa yang dilakukan pemerintah terhadap masyarakat yang mendapat Bencana itu,” tukasnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!