Ternate, Maluku Utara- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Ternate, Senin (24/10/22) menggelar sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif melalui pemetaan indeks kerawanan Pemilu serentak tahun 2024 di Kota Ternate.
Agenda ini merupakan tindaklanjut dari arahan Bawaslu RI terkait dengan sosialisasi dan pengumpulan data dalam rangka penyusunan indeks kerawanan Pemilu di tahun 2024.
Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Kota Ternate, Kifli Sahlan saat diwawancarai Haliyora usai kegiatan di meeting room Red Corner Resto, jalan Mononutu, Kelurahan Tanah Raja, Senin (24/10/2022).
“Pesertanya kita libatkan dari kelompok Jurnalis, OKP dan Cipayung ples. Harapannya peserta ini mampu memberikan argumentasi dan data terkait dengan perkembangan dan situasi yang akan menjadi isu krusial atau daerah yang rawan untuk penyelenggaraan Pemilu di 2024,” terang Kifli.
Ia menuturkan, setelah kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan, ada survei yang akan dilakukan oleh Bawaslu Kota Ternate dengan melibatkan peserta yang telah diberi penguatan pemahaman pada kegiatan sosialisasi yang berlangsung tadi.
“Setelah itu konsioner atau data yang mereka survei itu sudah selesai dan dimasukan ke Bawaslu lalu kemudian Bawaslu melakukan penyusunan terhadap apa yang sudah menjadi dasar yang dimasukan berdasarkan masing-masing surveior,” paparnya.
Dikatakan, survei yang dilakukan itu merupakan isu-isu krusial yakni terkait dengan pemilih, sosial kemasyarakatan, penegakan hukum dan permasalahan lainnya. “Tetapi prinsipnya mendeteksi isu kerawanan Pemilu di tahun 2024 di wilayah Kota Ternate. (Wan-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!