Halsel, Maluku Utara- Program prioritas penataan kawasan Ibukota Labuha yang direncanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dengan menggunakan sistem multiyears bukan hanya wacana semata. Program yang direncanakan Pemkab Halsel dalam rangka mendorong infrastruktur Smart City ini terus digaungkan oleh pemerintah.
Untuk mendukung program Pemkab Halsel ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengusulkan dua item kegiatan fisik tahun 2023. Adapun dua item kegiatan fisik itu terdiri dari pekerjaan dua ruas jalan dan pembangunan enam jembatan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Halsel, Ikbal Hi. Mustafa saat diwawancarai Haliyora, Jum’at, (07/10/2022).
Ikbal mengatakan, untuk mendukung rencana program tersebut, Dinas PUPR ditahun 2023 akan memfokuskan pekerjaan pembangunan dua jembatan dan penambahan ruas jalan Papaloang-Tembal, serta pekerjaan jalan dari arah Kantor Camat-Pasar Babang.
“Jadi, PUPR tangani 6 jembatan, hanya tahun 2023 baru dikerjakan dua jembatan dan dua ruas jalan, proyek jalan dan jembatan juga akan dikerjakan pada tahun 2024,” terangnya.
Lebih lanjut Ikbal menjelaskan, proyek yang difokuskan itu merupakan program tahun jamak (Multiyears) yang penandatanganan kontrak kerjanya akan dilaksanakan di tahun 2023-2024 dengan total pagu sebesar sebesar Rp 270 miliar.
“Jadi, anggaran sejumlah proyek pada tahun 2023 itu diakomodir dalam APBD sebesar Rp 137 miliar, item paket proyek lainya dikerjakan di tahun berikutnya,” ujar Ikbal.
Ia menambahkan, program prioritas Bupati ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan pembangunan di Bumi Saruma Halmahera Selatan.
“Pembangunan jalan maupun jembatan ini merupakan program yang diprioritaskan dan digaungkan pak Bupati Usman untuk mempercepat penataan kawasan Ibukota Kabupaten dalam mendukung infrastruktur Smart City,” pungkasnya. (Asbar-***)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!