Halsel, Maluku Utara- Camat Kasiruta Timur (Kastim) Ardan Ade, mengajak warga bersama Pemdes dan petugas kesehatan untuk bergotong-royong mengantisipasi bahaya penyakit DBD.
Hal tersebut disampaikan Camat Kasiruta Timur, Ardan Ade SH, saat diwawancarai Haliyora via telpon, Jum’at (26/8/2022).
Ardan mengatakan wilayah Kecamatan Kasiruta Timur dalam siaga satu menghadapi ancaman Deman Berdarah Dengue (DBD), karena berdasarkan laporan Puskesmas Kastim, terdapat 6 orang sudah terjangkit penyakit DBD bahkan salah satu warga Loleojaya meninggal dunia akibat DBD.
“Laporan dari Puskesmas Kasiruta bahwa sudah sebanyak 6 kasus DBD. Lima kasus di Loleojaya dan satu kasus di Loleomekar. Juga dilaporkan satu warga Loleojaya meninggal kemarin akibat DBD dan penyakit bawaan,” terang camat.
Untuk itu, kata Ardan, dalam rangka mengantisipasi peningkatan kasus DBD itu, maka kami gelar kerja bakti pembersihan lingkungan melibatkan warga, staf Puskesmas dan staf kantor camat.
“Saya juga sudah instruksikan kepada tujuh Pemdes lainnya (Selain Pemdes Loleojaya dan Loleomekar) untuk melakukan pembersihan lingkungan pemukiman bersama warganya serta membiasakan diri terhadap pola hidup bersih dan sehat .
Selain pembersihan lingkungan, sambung camat, warga Desa juga diminta mewaspadai penyakit DBD demi mengantisipasi penigkatan kasus DBD.
Sementara, berdasarkan data yang dihimpun Haliyora, sejak Januari-Agustus 2022, tercatat sebanyak 96 orang di Halsel terserang penyakit DBD. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!