Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pertanian (Dispertan) melakukan penandatanganan kerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Khairun Ternate (Unkhair) tentang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), melalui pendekatan ilmiah tridarma perguruan tinggi dan implementasi merdeka belajar, kampus merdeka.
Penandatangan kerja sama ini berlangsung di Puncak Gosale pada momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu 17 Agustus kemarin.
“Jadi kita mau bekerja sama dengan kampus, karena kita Dispertan sangat membutuhkan riset, kajian akademis. Kampus memiliki itu, agar seluruh program Dispertan di seluruh kabupaten kota bisa dikontrol dengan baik dari sisi akademik,” kata Kepala Dispertan Malut, Mohtar Hamisi, Rabu (17/8/2022).
Mohtar menjelaskan, tujuan dari kerja sama ini juga agar bagaimana melahirkan pemecahan masalah terkait pertanian di Maluku Utara terutama keterbatasan tenaga penyuluh pertanian yang ada di Dispertan Malut. Olehnya itu, keterlibatan kampus perlu dilakukan apalagi dari segi perencanaan program.
“Saat kita di Dispertan Maluku Utara kekurangan penyuluh, sehingga sangat membutuhkan keterlibatan pihak kampus. Bahkan dari sisi perencanaan program juga melibatkan kampus,” akuinya.
Menurutnya, Maluku Utara adalah daerah kepulauan sehingga membutuhkan perhatian semua pihak terutama gagasan dari pihak kampus untuk memajukan sektor pertanian Maluku Utara.
“Maluku Utara di adalah daerah kepulauan sehingga kita sangat membutuhkan gagasan dari pihak kampus untuk memajukan sektor pertanian Maluku Utara,” pungkasnya sembari menyampaikan bahwa di tahun 2023, Maluku Utara ditargetkan bisa swasembada pangan dengan tujuan mengurangi ekspor pangan dari luar daerah. (Sam-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!