Gubernur AGK Bertemu Menhub Budi Karya, Pembangunan Bandara Loleo Makin Pasti

Sofifi, Maluku Utara- Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi kembali duduk bersama dengan Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba, membahas tindak lanjut pengembangan Kota Baru Sofifi sesuai RPJMN 2020-2024, khususnya pembangunan Bandara Loleo dan Pelabuhan Gita di Kota Tidore Kepulauan. Pertemuan dua pejabat tinggi tersebut dilaksanakan di ruang kerja Menteri Perhubungan RI, Jakarta, (15/07/2022).

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi dalam pertemuan tersebut sangat berharap pembagunan Bandara Loleo yang saat ini sedang menunggu hasil Feasibility Study (FS) dari tim Universitas Trisakti serta pembebasan lahan tahap satu seluas 400 meter x 300 meter dapat berjalan lancar.

Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba memberi apresiasi kepada Menteri Perhubungan dan jajarannya yang terus mengawal usulan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bidang perhubungan itu. Ia berharap sebelum akhir masa jabatannya nanti, master plan rencana pembangunan Bandara Loleo sudah rampung dan sudah mulai dikerjakan pada tahun 2023. Gubernur juga meminta Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan semua unsur terkait di Maluku Utara untuk mendukung rencana besar tersebut.

BACA JUGA  Pemprov Malut 'Gantong' DBH Pemkab Halsel Sebesar Rp 23 Miliar

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara Armin Zakaria menjelaskan, saat ini dokumen-dokumen pendukung rencana pembangunan Bandara Loleo antara lain seperti Feasability Study, Amdal dan sejumlah dokumen pendukung lainnya sedang dikerjakan dan diupayakan dapat diselesaikan pada tahun ini. Selanjutnya hasil dari kajian tersebut akan ditetapkan menjadi Peraturan Menteri Perhubungan sebagai dasar pembangunan Bandara Loleo.

Mengenai penganggaran, kata Armin, akan disiapkan sesuai usulan pemerintah pusat. Usulan anggaran ini dimasukkan dalam Memorandum Of Understanding (MoU) yang memuat tanggungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Pemerintah Kota Tidore Kepualuan.

BACA JUGA  Ini Pesan Gubernur Sherly ke Bupati Halut dan 9 Kada di Maluku Utara

“Jadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku Utara adalah menyiapkan lahan, FS atau perbaikan titik koordinat pada studi kelayakan yang disusun oleh konsultan dari Universitas Trisakti, sementara dokomen rencana induk bandara dikerjakan oleh tim dari Unkhair Ternate,” jelas Armin Zakaria.

Armin memastikan, dokumen rencana tekhnik terinci serta dokumen Amdal yang dikerjakan tim konsultan dari Universitas Trisakti itu akan selesai di akhir tahun 2022 ini.

“Amdal akan dibuat di akhir tahun setelah diterbitkannya SK penetapan lokasi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” pungkas Armin Zakaria. (Sam-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah