Sofifi Maluku Utara- Komisi lll DPRD Provinsi Maluku Utara akan melayangkan panggilan kepada sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov, yakni Sekda, Kepala Dinas PUPR, Bappeda, BPKAD dan Inspektorat. Pemanggilan ini menyusul adanya sejumlah masalah pembangunan infrastruktur yang akhir-akhir ini menjadi polemik di publik.
“Pemanggilan terhadap Sekda dan beberapa pejabat terkait dengan masalah pembayaran eskalator Mesjid Raya Sofifi, progres pekerjaan infrastruktur PT SMI, dan progres pembangunan talud di Sula,” kata Ketua Komisi III, Rosihan Jafar kepada Haliyora, Selasa (7/6/2022).
Terkait eskalator Masjid Raya Sofifi yang viral di medsos, politisi Perindo ini lantas meyakini masalah tersebut sangat meresahkan warga, sehingga harus secepatnya diselesaikan. Begitu juga soal pinjaman pemerintah ke PT SMI dan progres pekerjaan pembangunan Talud di Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat Kepulauan Sula yang dikerjakan CV Bangun Raya dengan pagu anggaran Rp 399.500.000, bersumber dari APBD Tahun 2021.
” Masalah eskalator Masjid Raya Sofifi sangat meresahkan masyarakat, sehingga ini harus diselesaikan, begitu juga masalah pinjaman ke PT SMI. Kita akan meminta penjelasan dari Dinas PUPR, sudah berapa persen progres pekerjaan maupun progres pembayaran ke pihak ketiga,” ujar Rosihan.(Sam-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!