Putri Delani Kembali ke Sekolah, Nurlaela Puji Sikap Walikota Ternate

Ternate, Maluku Utara- Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Maluku Utara dan Kominitas Talas Center Anti Narkoba membuat program “Ayo Kembali ke Sekolah” mendapat respon baik dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate.

Program tersebut adalah memperjuangkan agar anak-anak putus sekolah kembali bersekolah lagi.

Tercatat sebanyak 120 anak putus sekolah di Kota Ternate, dan saat ini salah satu anak putus sekolah bernama Putri Delani kembali difasilitasi Pemkot Ternate untuk kembali menikmati pendidikan di SDN 07 Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah.

Hal itu disampaikan anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif saat diwawancarai Haliyora via whatsApp, Senin (23/05/22).

Kata Nurlaela, program yang dibuat ini mendapat respon serius dari Walikota dan Wakil Walikota Ternate, karena secara langsung mengantarkan Putri Delina kembali mengenyam pendidikan dasar dan ditemani Koordinator Talas Center Anti Narkoba serta Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Ternate.

BACA JUGA  LPI Ungkap Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Ternate 2025–2026, Bukti Akan Dibawa ke Kejati

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah dan dukungan serius Walikota Ternate yang langsung turun gunung mengantarkan anak putus sekolah ke sekolah tujuan. Jarang ada pemimpin responsif begini,” puji Nurlela.

Lebih lanjut menurut Nurlaela, dukungan Walikota ini yang menjadi harapan semua pihak untuk generasi Kota Ternate.

“Kami bersyukur pak Wali sangat responsive terutama terkait masalah pendidikan generasi bangsa. Ini menjadi langkah baik untuk masa depan anak-anak Ternate. Anak-anak yang kita bantu saat ini besok-besok bisa menjadi anggota DPRD atau Walikota seperti pak Tauhid, kan kita tidak tau,” ujarnya.

BACA JUGA  BPN Tegaskan Gelora Kie Raha Milik Pemkot Ternate

Nurlela menambahkan, Walikota Ternate M. Tauhid Soleman telah memerintahkan untuk mendata semua anak-putus sekolah di Ternate dan akan ditindaklanjuti sesuai kasus mereka masing-masing, sehingga nantinya kembali dimasukkan ke sekolah lagi atau mengikuti program pakt A, B, dan paket C, atau masuk program Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Maluku Utara kemudian disalurkan ke perusahan-perusahan sesuai skilnya yang dibutuhkan perusahan.

”Saya berharap ke depan tidak ada lagi anak putus sekolah di Kota Ternate, karena kota ini menjadi barometer,” imbuhnya. (Wan-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah