Tidore, Maluku Utara- Sekretaris Daerah (Sekda) Ismail Dukomalamo, SP.d, MM, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kieraha 2022 dengan tema “Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kieraha-2022 Wujud Sinergi Polri dengan Instansi Terkait menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul fitri 1443 H. bertempat di lapangan apel Mapolres Tikep. Jum’at (22/04/2022)
Sesui rilis dari Grup Mitra Polres yang diterima Haliyora pada Jum’at (22/04/2022), disebutkan, yang bertindak selaku Perwira apel adalah Kabag Ops Polres Tikep Akp N Daniel Maribunga S.I.P, dan Komandan Apel IPDA Basrun Sahupala, S.I.P.
Sedangkan peserta upacara terdiri dari 1 peleton Sat Sabhara, 1 peleton Sat Lantas, 1 peleton Staf gabungan Polres Tikep, 1 peleton gabungan Reserse/Intel Polres Tikep, 1 peleton Kodim 1505/Tidore, dan 1 peleton Satpol PP Kota Tikep.
Sekda Tikep Ismail Dukomalamo yang mewakili Walikota memimpin Apel Gelar pasukan tersebut sekaligus membacakan sambutan Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri dalam sambutan tertulis tersebut mengatakan, Polri dengan dukungan TNI, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan Operasi Ketupat-2022 yang akan digelar selama 12 hari mulai tanggal 28 April- 9 Mei 2022.
Operasi tersebut, kata Kapolri akan melibatkan 144.392 personel, pengamanan gabungan yang terdiri dari 87.880 personel Polri, 13.287 personel TNI, serta 43.225 personel berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.
Kekuatan personel tersebut, lanjutnya akan ditempatkan pada 1.710 Pos Pengamanan dan 734 Pos Pelayanan serta 258 Pos Terpadu.
Dikatakan, dua minggu sebelum pelaksanaan operasi yaitu pada tanggal 14-27 April 2022, Polri telah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka cipta kondisi jelang operasi Ketupat dengan sasaran distribusi sembako, razia penyakit masyarakat seperti miras, judi, prostitusi, narkoba, petasan, balon udara yang mengganggu penerbangan dan lain-lain.
“Polri juga tetap menggelar Operasi “Aman Nusa II-Penanganan Covid-19” khusus di wilayah polda se- Jawa dan Bali, kata Kapolri dalam sambutan tertulisnya. .
Pelaksanaan pengamanan ldul Fitri ini, lanjut Kapolri, tidak terlepas dari kebijakan Pemerintah melalui Intruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan dari tanggal 19 April sampai dengan tanggal 9 Mei 2022 serta surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada masa pandemic Covid-19 yang berlaku efektif mulai tanggal 2 April 2022.
Dsampaikan, dalam kebijakan pemerintah tersebut telah diatur secara khusus ketentuan pelaksanaan kegiatan masyarakat dan perjalanan pada masa pandemi sesuai level asesmen di masing-masing wilayah.
“Adapun kelonggaran-kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah agar masyarakat dapat merayakan ldul Fitri bersama keluarga harus kita sikapi dengan tetap menjaga agar penyebaran Covid-19 tidak mengalami peningkatan,”imbuh Kaolri.
Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), sambung Kapolri akan dilanjutkan pasca operasi Ketupat-2022 pada tanggal 10-17 Mei 2022 untuk mengantisipasi arus balik yang mungkin masih terjadi serta penanganan Covid-19 dan permasalahan menjelang, pada saat dan pasca ldul Fitri 1443 H /tahun 2022.
“Untuk itu harus di antisipasi, dan kita harus bergandengan tangan bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait agar umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusuk dan puncaknya pada perayaan ldul Fitri serta masyarakat yang mudik berjalan lancar, aman dan sehat,”ujarnya.
Apel pasukan Operasi Ketupat Kieraha-2022 ini ditandai dengan penyematan pita kepada perwakilan TNI, Polri, dan Sat Pol PP sebagai tanda operasi. (YH-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!